Minggu, 11 Mei 2008

Mengolah Sampah dengan Teknologi Composting



Sebenarnya siapa sih biang dari sampah??Tentu saja seluruh manusia di dunia ini.Bayangkan saja,populasi manusia di dunia saat ini sekitar tujuh milyar.Jika setiap hari rata-rata orang bikin sampah setengah kilo gram,limbah di dunia akan bertambah 3,5 miliyar kilogram setiap hari.tetapi setiap benda yang kita konsumsi pasti menghasilkan limbah.kita membeli ayam goreng,pasti pada saat pengolahan ada limbah bulu ayam dan kotoran.
sebagian besar sampah itu merupakan akibat tak langsung dari makanan yang kita konsumsi setiap sehari-hari.makanya manusia diseluruh dunia pusing memikirkan masalah sampah.limbah bertambah hari bertambah banyak sehingga lama-lama kehabisan tempat untuk menampungnya.

Bukan Musuh
Sampah dikumpulkan petugas kemudian dibuang diTempat Pembuangan Akhir (TPA).tetapi lama-lama tak muat.butuh TPA baru,tapi adakah yang mau lingkungannya dijadikan tempat pembuangan limbah?Solusinya,Sampah jangan dibuang namun dimanfaatkan sebagai daur ulang.
Dengan teknologi daur ulang,sampah bukan lagi bahan sisa melainkan bahan baku dari benda yang bernilai jual tinggi.Teknologinya disebut compositng.di negara maju seperti Jepang,Amerika Serikat dan Eropa ,perusahaan pengolah sampah meraup keuntungan besar dari penjualan pupuk.
Ada banyak teknologi composting,namun yang pasti menggunakan bakteri penggurai.Microorganise diternakan kemudian disuruh memakan sampah.pasukan pelahap disebut dengan inokulan.Masyarakat mendukung program tersebut.caranya dengan memilah-milih sampah yang dibung.pisahkan sampah organik dengan limbah plastik.yang organik dikumpulkan ditempat sampah untuk diambil petugas,sedangkan plastik dijual/dibakar.

Senin, 05 Mei 2008

GAGAL YANG BIKIN SAKTI



Kesuksesan adalah sebuah perjalanan dari satu kegagalan ke gagalan lain tanpa kehilangan semangat jadi,kalau niat udah oke dan kita tidak kehilanggan semanggat dalam menghadapi sikap kegagalan yang menimpa,sukses tinggal masalah waktu.kegagalan bukan akhir dari segalanya.kegagalan adalah batas untuk berubah.kamu yang gagal untuk mendapatkan apa yan kamu inginkan bisa nyoba lagi pada kesempatan berikutnya.Kuncinya adalah "SAATNYA BERUBAH!"alias kamu harus melakukan perubahan.kalau kamu pengen sukses,nggak cukup kamu tahu caranya bener,kamu juga mesti tahu caranya salah.kalau kamu bisa belajar dari kesalahan,paling tidak kamu bisa sukses dengan tidak mengulangi kesalahan yang sama.berubah itu pekerjaan orang-orang yang berani.jadi,kalau kamu mengalami kegagalan coba belajar dan lakukan perubahan.

Kegagalan akan mendektesi seberapa keras kita memperjuangkan sebuah kemauan,walaupun banyak lika-likunya kalau kamu punya komitmen,kegagalan jadi semacam rambu untuk meningkatkan bajhwa kamu punya tujuan yang ingin diwujudkan sehingga kamu nggak akan berhenti tetapi tetap jalan terus.